Bumbu Masak

5 Bahan Bumbu Masak Indonesia Yang Terkenal di Dunia

Indonesia sebagai negara agraris dianugerahi berbagai macam sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan sebagai rempah dan bumbu masak untuk bahan dasar makanan dan memperkaya cita rasa. Bumbu masakan khas Indonesia terdiri dari berbagai macam jenis baik dari segi bentuk, rasa dan macam nya yang dapat dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan.

Selain dimanfaatkan dalam bentuk aslinya, aneka rempah ini juga dapat diracik dan dibuat sesuai selera dengan menjadikannya bumbu masak hasil olahan sendiri dalam bentuk bubuk kering ataupun basah. Hal tersebut juga dapat menjadi peluang bisnis tersendiri untuk sebuah produk bumbu olahan melihat perilaku masyarakat sekarang yang lebih menyukai hal praktis.

Berikut ini merupakan 5 aneka rempah khas Indonesia yang terkenal untuk dijadikan bumbu masak.

Bawang  Merah

Rempah yang satu ini mungkin yang paling populer, karena hampir semua masakan nusantara menggunakan bawang merah sebagai bumbu dasar. Bawang merah ini merupakan salah satu bumbu dapur yang paling banyak digunakan dalam berbagai jenis masakan Indonesia.

Bawang merah ini memberikan citarasa yang khas dan membuat suatu masakan itu menjadi terasa lebih gurih. Sekarang ini juga ada bawang merah yang dikhususkan untuk membuat bawang goreng, teksturnya itu lebih ramping dan memiliki warna pucat. Dalam masakan maka bawang merah biasanya diiris tipis atau diuleg dan ditumis, bisa jjuga digoreng kering sebagai taburan untuk memberikan rasa sedap di hidangan berkuah atau bisa juga dimakan segar bersanding dengan kol dan cabai rawit misalnya pada masakan sate kambing.

Bawang Putih

Bawang putih ini menjadi salah satu bumbu yang populer dan umum ditemui di setiap dapur masyarakat Indinesia. Aromanya yang kuat dan khas mampu memberikan rasa lezat di masakan. Dalam penggunaan umumnya umbi dihaluskan, dicincang, dipipihkan atau juga bisa dibiarkan utuh di dalam masakan. Untuk menghasilkan aroma terbaik di dalam tumisan maka bawang putih yang telah dicincang atau dihaluskan sebaiknya ditumis menggunakan minyak panas hingga tercium aroma harum namun tidak sampai membuatnya gosong tergoreng.

Bawang Bombay

Bawang Bombay mempunyai ukuran yang lebih besar, berbentuk bulat, dan terdapat dua warna yaitu merah dan kuning. Selain digunakan untuk menyedapkan aneka masakan tumisan dan kuah maka bawang bombay umum juga untuk  dikonsumsi segar di dalam salad (terutama jenis yang merah) atau dalam bentuk tergoreng dalam balutan tepung bernama onion ring.

 

Aroma dan rasanya yang tidak terlalu kuat seperti bawang merah, jadi membuat bawang bombay ini lebih luas penggunaannya di dalam aneka masakan di Indonesia dan di dunia. Baik bawang merah dan bawang bombay, sebaiknya disimpan di dalam ruangan yang kering, tidak lembab dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Hindari menyimpan bawang di dalam kulkas karena aromanya yang kuat akan mempengaruhi bahan makanan lain di dalam kulkas Anda.

 

Cabai

Rasanya yang pedas karena kandungan senyawa capsaicin di dalamnya membuat cabai menjadi salah satu bumbu dapur terfavorit di beberapa negara. Kalau di Indonesia sendiri, penggunaan cabai seringnya ditumbuk dan bisa langsung ditambahkan ke dalam masakan atau bahkan langsung dimakan bersama makanan yang lainnya. Cabai juga dikonsumsi dalam bentuk segar, dikeringkan atau diolah menjadi acar cabai (cabai direndam dalam larutan cuka, garam dan gula). Cabai yang sudah kering umumnya ditumbuk halus menjadi bubuk cabai dan dikemas di dalam botol-botol kedap udara. Cabai dalam kondisi kering ini memiliki masa simpan yang lama.

Cabai segar umumnya mudah sekali kehilangan kesegarannya dan busuk, karena itu selalu simpanlah cabai segar di dalam kulkas menggunakan wadah yang berlubang atau bungkusan kertas sehingga tetap kering dan tidak lembab. Atau kalau Anda ingin masa simpan yang lama maka bisa membekukannya di dalam freezer.

Asam Jawa

Bumbu dapur yang satu ini berasal dari pulau Jawa. Asam Jawa ini memiliki daging dan kulit buahnya yang berwarna cokelat dan juga punya rasa yang masam. Biasa digunakan dalam bentuk segar maupun dalam bentuk olahan sebagai bumbu dalam banyak masakan Indonesia, fungsinya itu untuk memberikan rasa asam dalam makanan tertentu. Asam jawa, asam atau asem adalah sejenis buah yang masam rasanya, biasa digunakan sebagai bumbu dalam banyak masakan Indonesia sebagai perasa atau penambah rasa asam dalam makanan. Buah segar dipotong-potong dan ditambahkan ke dalam masakan, contohnya itu seperti pada pembuatan sayur asam.

Cara menggunakan asam jawa yang benar untuk keperluan memasak itu adalah dengan menggunakan air asamnya saja, dengan cara rendam buah asam dalam air hangat, kemudian diaduk, lalu disaring. Tapi tidak ada salahnya juga kalau Anda mau menggunakannya langsung secara utuh. Asam Jawa ini juga berfungsi untuk memberikan citarasa masakannya menjadi lebih mewah. Kita sering menemukan ada banyak Asam Jawa yang digunakan dan dijual dipasaran, biasanya itu asam yang sudah tua tanpa kulit dan tahan lama jika disimpan dalam wadah tertutup dalam kurun waktu tertentu.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *